Senin, 31 Juli 2017

Tentang Hati


Untuk mu nan jauh disana

Aku masih tak percaya dengan dirimu yang hadir mengisi ruang hatiku.
entah skenario apa yang Tuhan berikan kepada ku. hingga aku dipertemukan dengan dirimu.
dirimu yang bahkan tak pernah mengenal diriku sama sekali,
dirimu yang bahkan belum pernah bertemu dengan ku sama sekali,
namun dengan Kuasa-Nya, Dia pertemukan diriku dengan dirimu.
Dia memberikan keberanian pada dirimu untuk menemuiku,
hingga akhirnya dirimu berani menemuiku.
lagi-lagi, aku masih tak percaya dengan yang terjadi .
semua seperti mimpi,
bahwa dirimu menyukai ku, itu masih tak bisa kupercayai
bahwa dirimu menyayangi ku, itu mungkin omong kosong
bahwa dirimu mencintaiku dengan tulus, pikirku itu sangatlah tidak mungkin.
namun nyatanya itulah yang kau katakan padaku, dan itulah yang terjadi...
benar atau tidak semua itu, hanya dirimu yang tahu. dan aku mencoba untuk mempercayainya
karena aku rasa, diriku telah jatuh hati padamu.
aku tak bisa mengelaknya lagi, bahwa aku menyukaimu,
aku mencintaimu, dan aku menyayangimu.

kehadiran mu membuatku lupa dengan masa lalu ku
kedatangan mu membuatku tak merasa kesepian
kau membuat ku bisa tersenyum kembali sejak saat itu,
kau bisa membuatku bahagia hanya dengan hal-hal sederhana yang kau lakukan
dan karena dirimu lah, aku bisa mengetahui sesuatu yang seharusnya aku ketahui.
yaitu,
dia yang tak pernah mencintai diriku. sama sekali tak mencintaiku.
pertama kali aku mengetahuinya, aku merasa seperti orang terbodoh didunia
bodohnya aku yang selama ini menyukai seseorang yang bahkan tak pernah menyukaiku sama sekali
bodohnya aku yang rela menyakiti diri sendiri dengan menunggunya,
berharap dia menyukai ku, berharap di memiliki rasa yang sama sepertiku, dan percaya dalam hati bahwa dia akan mencintai ku sampai aku berpikir yang harus aku lakukan hanyalah menunggunya dengan sabar. ya.. menunggunya.
namun kenyataan yang terjadi, membuatku tak bisa berkata-kata, aku hanya terdiam, betapa bodohnya aku. sungguh bodohnya aku menyukai dirinya.

Tak disangka, tak diduga. datanglah seseorang yang mencoba untuk memahami rasa sakitku.
seseorang yang mencoba membawaku keluar dari duniaku yang hampa
orang itu adalah dirimu.
yaa,, aku menyakini bahwa pertemuan ku dengan dirimu pastilah memiliki alasan.
karena dirimu aku mengerti bagaimana rasanya dicintai oleh seseorang,,,
dan rasanya tak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata
aku tak ingin kehilangan seseorang yang telah mencintaiku dengan tulus.
sungguh, tak ingin kehilangan ...
untuk sekarang dan nanti, aku akan menjaga ketulusan cinta ini.
jadi

" Tetaplah di sisiku "
" Tetaplah dalam Pandangan ku "

teruntuk dirimu, yang jauh dimata dekat di do'a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar